Select Page

Tawaran kerja sama dengan pemilik tanah

Nusantara Cipta Properti ingin menawarkan kesempatan untuk mengembangkan tanah Anda, baik melalui pembelian tunai atau kerja sama. Kriteria tanah yang kami cari adalah sebagai berikut:

  • Lokasi tanah terletak di kota-kota berkembang di Pulau Jawa
  • Tanah berada di dalam zona kuning (zona perumahan sesuai dengan perencanaan kota di daerah tersebut)
  • Luas tanah 5.000 – 30.000 meter persegi
  • Akses jalan ke tanah adalah selebar 6 meter
  • Tanah darat/kering
  • Sertifikat kepemilikan tanah adalah SHM dan / atau SHGB dan tidak digunakan sebagai jaminan
  • Lokasi strategis. Terletak dekat dengan jalan tol, transportasi umum, atau fasilitas umum lainnya

Berikut adalah contoh skenario dan beberapa skema pembayaran yang ditawarkan oleh NCP serta perbandingan potensi keuntungan yang didapatkan oleh pemilik tanah.

 

Anggun memiliki tanah seluas 1 hektar di daerah Bekasi dengan harga NJOP tahun 2020 Rp 500.000 per m2. Diperkirakan jika Anggun menunggu selama 2 tahun untuk menjual tanahnya, Anggun bisa mendapat kenaikan sebesar 10% per tahun (berdasarkan rata-rata kenaikan NJOP), sehingga pada tahun 2022 NJOP tanah Anggun adalah sebesar Rp 605.000 per m2.

Skenario 1 – Pembelian secara cash jika Anggun menunggu selama 2 tahun

NCP membeli tanah dari Anggun secara cash dengan total Rp 6.05 milliar pada tahun 2022. Sementara itu Anggun memiliki kewajiban untuk membayar PBB pada tahun 2020, 2021, dan 2022, ditambah dengan PPh penjualan sebesar 2,5%. Total keuntungan yang didapatkan Anggun setelah dikurangi biaya-biaya adalah sekitar Rp 5,8 milliar. Berikut adalah rincian perkiraan keuntungan yang didapatkan oleh Anggun dengan skema pembelian cash jika Anggun menunggu selama 2 tahun

Skenario 2 – Pembelian secara termin selama 2 tahun

NCP sepakat untuk membeli tanah milik Anggun dengan skema pembelian termin selama 2 tahun dengan harga yang lebih tinggi Rp 700.000 per m2. Down payment sebesar 20%, tahun pertama sebesar 30%, dan tahun ketiga sebesar 40%. Total keuntungan yang didapatkan Anggun setelah dikurangi biaya-biaya adalah sekitar Rp 6,1 milliar. Berikut adalah perkiraan keuntungan yang didapatkan oleh Anggun dengan skema pembelian termin selama 2 tahun

Skenario 3 – Anggun melakukan kerjasama dengan NCP

Anggun bersedia melakukan kerjasama dimana Anggun akan menjadi salah satu pemegang saham. Hal ini memungkinkan pemilik tanah untuk mendapatkan kembali haknya atas tanah dengan cara jual beli saham jika proyek di kemudian hari gagal. NCP dan Anggun sepakat untuk melakukan bagi hasil (profit share) dengan persentase keuntungan 60% untuk Anggun dan 40% untuk NCP.

Dengan luas tanah Anggun sebesar 1 hektar diperkirakan NCP dapat membangun 83 rumah dengan tipe 36/72 dalam jangka waktu proyek 2 tahun. Asumsi harga rumah untuk tahun pertama adalah Rp 340 juta per unit, dan pada tahun kedua adalah Rp 380 juta per unit. Total pendapatan proyek adalah sekitar IDR 30 milliar. Setelah dikurangi dengan biaya konstruksi, marketing, dan operasional lainnya diperkirakan laba bersih adalah sekitar 16% dari pendapatan atau sekitar Rp 4,8 miliar. Total keuntungan yang didapatkan Anggun setelah ditambah dengan bagi hasil adalah Rp 7,8 miliar. Berikut adalah perhitungan keuntungan yang didapatkan Anggun dengan skema kerja sama

Jika anda adalah pemilik tanah yang tertarik mengembangkan tanah anda bersama kami, silakan hubungi kami via WA: +62 857 1749 5726 

 

Tawaran kerja sama dengan pemilik tanah

Nusantara Cipta Properti ingin menawarkan kesempatan untuk mengembangkan tanah Anda, baik melalui pembelian tunai atau kerja sama. Kriteria tanah yang kami cari adalah sebagai berikut:

  • Lokasi tanah terletak di kota-kota berkembang di Pulau Jawa
  • Tanah berada di dalam zona kuning (zona perumahan sesuai dengan perencanaan kota di daerah tersebut)
  • Luas tanah 5.000 – 30.000 meter persegi
  • Akses jalan ke tanah adalah selebar 6 meter
  • Tanah darat/kering
  • Sertifikat kepemilikan tanah adalah SHM dan / atau SHGB dan tidak digunakan sebagai jaminan
  • Lokasi strategis. Terletak dekat dengan jalan tol, transportasi umum, atau fasilitas umum lainnya

Berikut adalah contoh skenario dan beberapa skema pembayaran yang ditawarkan oleh NCP serta perbandingan potensi keuntungan yang didapatkan oleh pemilik tanah.

 

Anggun memiliki tanah seluas 1 hektar di daerah Bekasi dengan harga NJOP tahun 2020 Rp 500.000 per m2. Diperkirakan jika Anggun menunggu selama 2 tahun untuk menjual tanahnya, Anggun bisa mendapat kenaikan sebesar 10% per tahun (berdasarkan rata-rata kenaikan NJOP), sehingga pada tahun 2022 NJOP tanah Anggun adalah sebesar Rp 605.000 per m2.

Skenario 1 – Pembelian secara cash jika Anggun menunggu selama 2 tahun

NCP membeli tanah dari Anggun secara cash dengan total Rp 6.05 milliar pada tahun 2022. Sementara itu Anggun memiliki kewajiban untuk membayar PBB pada tahun 2020, 2021, dan 2022, ditambah dengan PPh penjualan sebesar 2,5%. Total keuntungan yang didapatkan Anggun setelah dikurangi biaya-biaya adalah sekitar Rp 5,8 milliar. Berikut adalah rincian perkiraan keuntungan yang didapatkan oleh Anggun dengan skema pembelian cash jika Anggun menunggu selama 2 tahun

Skenario 2 – Pembelian secara termin selama 2 tahun

NCP sepakat untuk membeli tanah milik Anggun dengan skema pembelian termin selama 2 tahun dengan harga yang lebih tinggi Rp 700.000 per m2. Down payment sebesar 20%, tahun pertama sebesar 30%, dan tahun ketiga sebesar 40%. Total keuntungan yang didapatkan Anggun setelah dikurangi biaya-biaya adalah sekitar Rp 6,1 milliar. Berikut adalah perkiraan keuntungan yang didapatkan oleh Anggun dengan skema pembelian termin selama 2 tahun

Skenario 3 – Anggun melakukan kerjasama dengan NCP

Anggun bersedia melakukan kerjasama dimana Anggun akan menjadi salah satu pemegang saham. Hal ini memungkinkan pemilik tanah untuk mendapatkan kembali haknya atas tanah dengan cara jual beli saham jika proyek di kemudian hari gagal. NCP dan Anggun sepakat untuk melakukan bagi hasil (profit share) dengan persentase keuntungan 60% untuk Anggun dan 40% untuk NCP.

Dengan luas tanah Anggun sebesar 1 hektar diperkirakan NCP dapat membangun 83 rumah dengan tipe 36/72 dalam jangka waktu proyek 2 tahun. Asumsi harga rumah untuk tahun pertama adalah Rp 340 juta per unit, dan pada tahun kedua adalah Rp 380 juta per unit. Total pendapatan proyek adalah sekitar IDR 30 milliar. Setelah dikurangi dengan biaya konstruksi, marketing, dan operasional lainnya diperkirakan laba bersih adalah sekitar 16% dari pendapatan atau sekitar Rp 4,8 miliar. Total keuntungan yang didapatkan Anggun setelah ditambah dengan bagi hasil adalah Rp 7,8 miliar. Berikut adalah perhitungan keuntungan yang didapatkan Anggun dengan skema kerja sama

Jika anda adalah pemilik tanah yang tertarik mengembangkan tanah anda bersama kami, silakan hubungi kami via WA: +62 857 1749 5726